where budget cannot stop you to have fun in the kitchen

Mie Ayam Spesial Homemade


mie-ayam-super-enak-kaya-rempah


The yummiest chicken noodle i have ever eaten. Hehehehe.. lebay sangat ya temans. Tapi ini sungguh-sungguh loh. Coba saja kalau tak percaya. Bakalan ketagihan dan jadi nggak doyan sama mie ayam di warung, hohohoho...

Sudah sering sekali browsing resep mie ayam. Tapi selalu mundur gara-gara lihat daftar bumbu dan bahannya yang menurutku ribet. Akhirnya bertemu resep mie ayam instan di blog mbak Endang www.justtryandtaste.com, langsung praktek. Praktis banget karena pakai mie instan dan sedikit rempah. Makasih ya mbak Endang yang sudah memposting resep dan mbak Jum sang empunya resep (salam hormat).


Setelah praktek dan suka. Akhirnya kepikiran untuk mengembangkan sendiri resepnya berdasarkan apa yang selama ini dilihat dan dirasa ketika makan mie ayam. Yang kuingat dari beberapa tempat aku makan mie ayam adalah banyaknya penggunaan bawang daun. Ini maksudnya apa ya? biar ngirit ayam kali ya? xixixi... Terus aku lihat juga daun jeruk. Sebelum bertemu mie ayam instan di JTT aku sudah beberapa kali niat bikin mie ayam dari salah satu resep hasil browsing. Beberapa kali aku bikin minyak ayam dan akhirnya kebuang karena ditunda terus bikinnya. Katanya sih kunci kelezatan mie ayam itu ada pada minyaknya. Tapi kok aku malah jijay ya. Makanya batal terus :D.

Jaman aku SD atau SMP gitu kan mie ayam belum terlalu booming. Terus ada yang jualan mie ayam dekat rumah. Awalnya aku gak suka rasanya tapi lama-lama jadi suka banget. Waktu itu harganya seribu saja. Padahal kalau dipikir apa yang istimewa. Bumbunya dominan saos tomat botolan curah itu lo temans. Gak berasa rempah pokoknya. Lha warna nya saja kemerahan karena saos itu. Biasanya kan saos itu pelengkap. Tapi disitu malah jadi bumbu utama. Yang membuatku ketagihan tu perpaduan antara mie ayam sama pangsitnya, Jadi cara makanku dulu begini: Aku beli ekstra kerupuk pangsitnya. Terus aku remuk-remuk dan campur aduk dengan mie ayamnya, Nah sensasi kriuk basah bercampur tekstur dan rasa mie itu yang bikin nagih. Mienya lumayan bagus karena sepertinya bikin sendiri.

Gak lama ada lagi yang jualan dekat rumah. Harganya 1500. Mienya pakai mie telor tapi bumbu mie ayamnya okeee pokoknya. Enaaaakkk berasa banget. Nah warung bernama Kedai Lilien ini lama-lama berkembang usahanya hingga bercabang dan masih eksis hingga sekarang. Dulu waktu SD aku berteman sama anak pemiliknya yaitu mbak Nana dan Mbak Frida. Tapi mungkin mereka sekarang sudah nggak ingat, hehehe...


Dulu aku suka sekali jajan mie ayam. dan di Muara Badak ini pun aku sempat punya warung favorit. Tapi warung tersebut sepertinya mengurangi bumbunya deh. Karena waktu awal-awal makan disana rasanya begitu nendang. Pas kesana lagi kok jadi agak cemplang. Yang dominan malah rasa MSG nya. Dari hasil menerawang ini lah hasilnya yang terbaik menurutku temans. Rasanya begitu kaya rempah. Sedep tenan pokoke lah. Setelah bisa bikin dan cocok rasa aku sudah gak pernah tertarik lagi beli mie ayam diluar. Dan setelah sekarang kuamati resepku sendiri loh... panjang juga. Aku jadi berpikir jangan-jangan nanti yang baca resep ini malah jadi malas praktek karena berkesimpulan ribet, seperti aku dahulu, xixixixi...


Mie Ayam A la Tehninit
Untuk 4 porsi

Bahan:
2 bungkus mie burung dara pipih (4 keping), rebus, tiriskan ~ sesuai selera makai mie apa
1/2 buah dada ayam rebus/goreng, suwir-suwir
50 ml kecap manis (aku pakai bango)
500 ml air (kaldu)
1 sachet kaldu bubuk rasa ayam (aku pakai masako, abaikan jika menggunakan kaldu segar)
5 batang bawang daun, iris tipis
2 lembar besar daun jeruk
1 batang serai, belah, geprek, simpulkan

Bumbu halus:
5 butir bawang merah
5 siung  bawang putih
5 butir kemiri
2 ruas kunyit (4-5 cm)
1 ruas jempol lengkuas
1 ruas jempol jahe
1/2 sdt ketumbar bubuk
1/2 sdt merica bubuk

Pelengkap:
Sawi dan toge rebus
jeruk nipis
sambal/cabai rawit iris

Cara Membuat:

  1. Panaskan 5 sdm minyak. Tumis bumbu halus dan irisan bawang daun sampai wangi dan bumbu matang (dengan api kecil saja agar tidak cepat gosong).
  2. Tambahkan kecap, aduk rata. Tambahkan ai/kaldu, ayam suwir, daun jeruk dan sereh dan masako. Didihkan.
  3. Setelah mendidih, kecilkan api sampai simmer, tutup wajan dan lanjutkan memasak sampai 10 menit. Atau hingga kuah sedikit menyusut dan agak kental. Cicipi dan sesuaikan rasanya.


Penyajian:

  • Dalam mangkuk, tata mie, sawi dan toge rebus.
  • Siram dengan kuah ayam
  • Sajikan dengan sambal/cabai rawit iris dan kucuran jeruk nipis
  • Boleh ekstra telur rebus, bakso dan kerupuk pangsitnya... What a super yummy comfort food...




0 Response to "Mie Ayam Spesial Homemade"

Boleh Copy Paste tapi wajib cantumkan sumbernya dan jika berkenan berikan backlink ke www.tehninit.com.Terima kasih telah membaca blog saya, semoga bermanfaat :-)