where budget cannot stop you to have fun in the kitchen

Bubur Sagu Mutiara Nostalgia aka Bubur Rendang

Bubur Mutiara nostalgia tehninit
Pertama nyicip bubur mutiara ini waktu SD  diwarungnya mbah Sawiyo. Dulu tu aku tahunya namanya bubur rendang. Awalnya gak suka eh malah jadi ketagihan. Selain di mbah Sawiyo tu aku gak pernah lagi makan bubur sagu mutiara atau bubur rendang yang lain. Jadi sudah 20 an tahun lebih gitu deh gak makan. Pas aku sudah besar aku kaget karena di dunia luar yang namanya rendang itu bukan bubur tapi nama masakan yang lezat dan legendaris terbuat dari daging sapi dan rempah-rempah. Agak shock dan gak bisa nerima. Dalam bayanganku tu daging sapinya jadi rasa bubur rendang, wkwkwkwk

Aku teringat lagi sama bubur sagu mutiara ini setelah lihat postingannya mbak diahdidi.com. Dari situ aku baru tahu kalau ternyata bikinnya mudah banget, ngoookkk... kemane aje bu.. yasudah langsung diniatkan bikin. Sekalian aku sertakan juga dibawah tips supaya bubur mutiaranya cepat empuk dan tidak mudah hancur.

Rasanyaaa hmmm enaaakkk.. lebih enak dari yang dijual mbah Sawiyo karena aku pakai santan yang lebih kental dan banyaaaakkk. Dulu aku suka menggumam dalam hati kenapa bubur rendang ini isinya banyak tapi santannya cuma setetes, wkwkwk.. ya sekedar ada gitu, padahal bubur rendang yang dimakan beserta santannya tu jadi enaaaakkk banget. Tapi karena santannya dikit bin encer aku cuma bisa berandai-andai. Gak berani juga minta tambah santan, hahaha.. Sekarang bisa puas deh... Segala angan-angan 20 tahun lebih silam telah terwujud dan menjelma menjadi butiran indah dalam semangkok bubur mutiara, wkwkwkwk
Bubur Mutiara nostalgia tehninit

Bubur Sagu Mutiara aka Bubur Rendang
Resep adaptasi dari www.diahdidi.com


Bahan :
1 bungkus isi 100 gram sagu mutiara
600ml atau 1000 ml air
100 gram gula pasir atau lebih sesuai selera manis

Pelengkap :
Santan rebus dengan garam dan daun pandan  secukupnya

Cara membuat :
Cara pertama, dari mbak diahdidi, rendam sagu mutiara di air bersih minimal 5 jam, tiriskan
Rebus dengan 600ml air dan semua bahan lain hingga mutiara bening dan mengental. Ingat selama direbus bubur mutiaranya jangan diaduk-aduk supaya tidak mudah hancur. Patokannya butiran mutiaranya bening pink semua sudah tidak ada putih-putihnya.

Cara kedua aku lihat sesuai petunjuk dikemasannya. Rebus sagu mutiara dengan 1000ml air dan gula hingga mendidih, matikan api, diamkan dalam keadaan panci tertutup paling tidak 2 jam. Setelah itu baru nyalakan api lagi dan rebus hingga matang dan bening semua tanpa diaduk-aduk. Cicipi rasanya jika kurang manis tambahkan saja gula lagi. Kalau aku segitu sudah cukup. Aslinya dikemasan menggunakan air 1500 ml. Tapi kemarin aku coba jadinya tidak bisa mengental karena kebanyakan air. 1500 ml cocok apabila mutiaranya ingin dijadikan campuran cendol/wedang karena tidak akan menempel-nempel.

Terakhir sajikan dengan santan yang sudah di rebus dengan sedikit garam dan daun pandan hingga mendidih

Catatan: Tujuan cara memasak sagu mutiara seperti itu adalah untuk menghemat bahan bakar. Karena jika langsung direbus begitu saja sampai matang maka akan memakan waktu sangat lama. Cara kedua juga bisa diterapkan untuk memasak kacang hijau agar cepat empuk


0 Response to "Bubur Sagu Mutiara Nostalgia aka Bubur Rendang"

Boleh Copy Paste tapi wajib cantumkan sumbernya dan jika berkenan berikan backlink ke www.tehninit.com.Terima kasih telah membaca blog saya, semoga bermanfaat :-)